Kamis, 07 Juli 2011

Arti Hukum Dilihat Dari Segi Etimologi

Di tulisan sebelumnya telah dijelaskan secara rinci mengenai pengertian hukum beserta ciri dan unsur-unsurnya. Maka dalam tulisan ini akan dibahas arti hukum bila dilihat dari segi etimologinya (istilahnya). Menurut Soeroso dalam bukunya Pengantar Ilmu Hukum, secara etimologis arti hukum dapat dilihat dari 4 (empat) kata, yaitu Hukum, Recht, Ius, dan Lex.
1. Hukum
Kata hukum berasal dari bahasa arab yaitu “hukmun” dan merupakan bentuk tunggal atau mufrod. Kata jamaknya adalah “Ahkam”, yang selanjutnya diambil dalam bahasa Indonesia menjadi “Hukum”. Di dalam pengertian hukum terkandung pengertian bertalian erat dengan pengertian yang dapat melakukan paksaan.
2. Recht
Recht berasal dari kata “Rectum” (bahasa latin) yang mempunyai arti bimbingan atau tuntutan, atau pemerintahan. Bertalian dengan rectum dikenal juga kata ”Rex” yaitu orang yang pekerjaannya memberikan bimbingan atau memerintah. Rex juga dapat diartikan “Raja” yang mempunyai Regimen yang artinya kerajaan.
Kata Rectum dapat juga dihubungkan dengan kata “Directum” yang artinya orang yang mempunyai pekerjaan membimbing atau mengarahkan. Kata-kata Directur atau rector mempunyai arti yang sama.
Kata Recht atau bimbingan atau pemerintahan selalu didukung oleh kewibawaan. Seorang yang membimbing, memerintah harus mempunyai kewibawaan. Kewibawaan mempunyai hubungan erat dengan ketaatan, sehingga orang yang mempunyai kewibawaan akan ditaati oleh orang lain. Dengan demikian perkataan recht mengandung pengertian kewibawaan dan hukum atau recht itu ditaati orang yang secara sukarela.
Dari kata recht tersebut tumbul istilah “Gerechtigheid”. Ini adalah bahasa Belanda atau “gerechtikeit” dalam bahasa Jerman berarti keadilan, sehingga hukum juga mempunyai hubungan erat dengan keadilan. Jadi dengan demikian recht dapat diartikan hukum yang mempunyai dua unsur penting yaitu “kewibawaan dan keadilan”.
3. Ius
Kata Ius (latin) berarti hukum, berasal dari bahasa latin “Iubere” artinya mengatur atau memerintah. Perkataan mengatur dan memerintah itu mengandung dan berpangkal pokok pada kewibawaan.
Selanjutnya istilah Ius bertalian erat dengan “Iustitia” atau keadilan. Pada jaman dulu bagi orang Yunani Iustitia adalah dewi keadilan yang dilambangkan sebagai seorang wanita dengan kedua matanya tertutup dengan tangan kirinya memegang neraca dan tangan kanan memegan sebuah pedang. Adapun lambang tersebut mempunyai arti sebagai berikut:
a. Kedua mata tertutup
Ini berarti bahwa di dalam mencari keadilan tidak boleh membedakan terhadap si pelaku. Apakah ia kaya, miskin, mempunyai kedudukan tinggi atau rendah. Dengan singkat dapat dikatakan bahwa di dalam mencari keadilan tidak boleh pandang boleh.
b. Neraca
Ini melambangkan keadilan. Dalam mencari dan menerapkan keadilan harus ada kesamaan atau sama beratnya.
c. Pedang
Adalah perlambangan dari keadilan yang mengejar kejahatan dengan suatu hukum dan dimana perlu dengan hukuman mati.
Jadi secara etimologis, dapat disimpulkan bahwa Ius yang berarti hukum bertalian erat dengan keadilan (Iustitia) yang mempunyai 3 (tiga) unsur: wibawa, keadilan dan tata kedamaian.
4. Lex
Kata Lex berasal dari bahasa latin dan berasal dari kata ”Lesere”. Lesere memiliki arti mengumpulkan orang-orang untuk diperintah. Jadi di sini terkandung adanya hukum ialah wibawa atau otoritas, sehingga kata Lex yang berarti hukum sangat erat hubungannya dengan perintah dan wibawa. Berdasarkan uraian di atas dan sehubungan dengan arti kata hukum, maka dapat disimpulkan bahwa:
a. Pengertian hukum itu bertalian erat dengan keadilan.
b. Pengertian hukum bertalian erat dengan kewibawaan.
c. Pengertian hukum bertalian erat dengan ketataan/orde yang selanjutnya menimbulkan kedamaian.
d. Pengertian hukum bertalian erat dengan peraturan dalam arti peraturan yang berisi norma.

Disarikan dari sumber terpercaya (zain).
Judul: Arti Hukum Dilihat Dari Segi Etimologi; Ditulis oleh Zain Al-Muhtar; Rating Blog: 5 dari 5

1 komentar: